Sabtu, Februari 07, 2009

Puisi Robert 2

17/09/05

Kulukis bayang pada kanfas malam

Warna hitam tinta kekelaman

Surya tenggelam di lubuk hati

Fajar tak kutemui

Aku bermimpi pada jagaku

Tak kuasa langkahkan kaki

Yang mengambang ketidakpastian

Menorehkan abjad-abjad masa depan

Pada permukaan air beriak

Menguap tak pasti


14/10/05 00:42:45

Sepenggal kisah kau hadirkan

Separuh hidup kau bawa

Sisakan sekelumit asa

Realitas yang menyakitkan

08/09/06

Kini kicau burung telah menjadi gemuruh

Gelombang alunan nyanyian kematian

Senandungkan maut berirama ratapan

Tanah hiatm, darah mengering merekah

Rerumputan tumbuh kerontang

Tiada menghijau, disiram air mata

Dan peluh yang lupa terseka

Mengalir mata air oase

Dipelupuk laksana fatamorgana

Angin hembuskan bau busuk….

Menyengat


Mimpi adalah kunci

Unutuk kita menaklukan dunia...

Berlarilah tanpa lelah

sampai engkau meraihnya....(NIDJI)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar